The Fed resmi menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75–4,00% pada pertemuan 16 September — kenaikan pertama sejak 2023, sekaligus yang pertama di bawah Ketua Kevin Warsh. Yang menarik, keputusan ini diambil secara bulat, tanpa satu pun suara menentang.
Dengan probabilitas pasar mencapai 92,4% menjelang pengumuman, keputusan suku bunga itu sendiri nyaris tidak mengejutkan. Detail yang lebih penting terletak pada dot plot: proyeksi menunjukkan suku bunga akhir 2026 di sekitar 4,1%, mengisyaratkan The Fed masih mempertimbangkan satu kenaikan tambahan tahun ini.
Langkah ini membalikkan satu dari tiga pemangkasan tahun lalu, di tengah inflasi yang kembali memanas akibat perang dengan Iran. Adapun Warsh — yang selama ini terbuka menyatakan skeptis terhadap forward guidance — kemungkinan besar tidak akan berkomitmen pada jalur tertentu, melainkan mempertahankan sikap bahwa tidak ada rute yang telah ditetapkan.
Emas naik 1,3% ke $4.347/oz tepat sebelum pengumuman berkat pelemahan dolar, lalu berbalik turun ke kisaran $4.290 — reaksi “sell the fact” yang khas ketika sebuah peristiwa sudah hampir sepenuhnya diperhitungkan pasar.